Indonesia Negeri Nusantara bak Kolam Susu, itulah setidaknya gambaran Indonesia pada dekade 90-an kebawah, lengkap sudah Koes Plus menggambarkan bagaimana "Gemah Ripah Loh Jinawinya tanah Nusantara.
Panjang Punjung Pasir Wukir Gemah Ripah Loh Jinawi" Panjang Dowo Pucapane (Panjang untuk ducapkan dalm kata-kata), Luhur Kawibawane (Luhur nilai Wibawanya), Gemah Ripah Loh Jinawi (Tanah yg subur serba mudah tumbuh apa pun yang ditanam dengan hasil yang mencukupinya).
Di negeri yang indah dengan penduduknya yang agamis, santum, ramah, murah senyum, suka membantu...itulah gambaran yang Indonesia banget.
Tak mengherankan bila para wali pun banyak yang dihadirkan di ranah Nusantara, khususnya di tlatah jawa....apa hubungannya ya...he..he ya di hubung2in aja....namanya juga blog saya, ya suka2 saya aja....
Wisata Religi Makam Wali Songo
Wali Songo merupakan sembilan orang tokoh bersejarah yang ikut andil
dalam penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa. Para wali tersebut bukan
hanya menyebarkan agama Islam semata, tetapi juga ikut aktif
membangun kemajuan bagi masyarakat setempat melalui bidang
pendidikan membaca dan menulis, seni budaya, dan penanaman
kearifan yang bersumber dari ajaran Islam.
(Source: putraAgungTravel.com)
Makam para Wali Songo kini dijadikan kegiatan wisata keagamaan melalui kegiatan ziarah kubur. Hampir setiap makam yang ada Wali Songo selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai penjuru Nusantara..
Makam anggota Wali Songo berada di Pulau Jawa dan tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Perjalanan tour wisata agama dengan tujuan ziarah makam Wali Songo biasanya dilakukan secara berurutan selama 7 hari mulai dari Jawa Timur sampai Jawa Barat, maupun arah sebaliknya.
Sunan Gunung Jati yang makamnya terletak di Kesepuhan Gunung Jati di Cirebon. Namanya Syarif Hidayatullah dan dikatakan lahir di Mesir. Ibunya bernama TRatu Mas Rarasantang, manakala bapanya Sultan Abdullah dari Mesir.(sumber : http://wwwdakabeblogpotcom.blogspot.com/2012/02/apa-ada-di-makam-wali-songo-gunung-jati.html)
Kawasan Perziarahan makam Sunan Gunung Jati yang terletak di desa Astana kecamatan Cirebon Utara, sekitar 6 km dari Kota Cirebon yang di lintasi jalur Cirebon Indramayu. Kawasan ini telah di kenal luas,bahkan hingga ke mancanegara. kawasan ini potensial untuk di tingkatkan menjadi obyek wisata utama,dan tempat ziarah di Cirebon pada khususnya dan untuk pengunjung luar juga pada umumnya
Makam Sunan Muria
Lokasi :
Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe. Ziarah ke makam Sunan Muria yang berjarak sekitar 30 kilometer arah utara dari KMMK (Kompleks Masjid Menara Kudus)
Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe. Ziarah ke makam Sunan Muria yang berjarak sekitar 30 kilometer arah utara dari KMMK (Kompleks Masjid Menara Kudus)
Latar Belakang Sejarah :Sunan Muria dilahirkan dengan nama Raden Umar Said atau Raden Said. Menurut beberapa riwayat, dia adalah putra dari Sunan Kalijaga yang menikah dengan Dewi Soejinah, putri Sunan Ngudung.Nama Sunan Muria sendiri diperkirakan berasal dari nama gunung (Gunung Muria), yang terletak di sebelah utara kota Kudus, Jawa Tengah, tempat dia dimakamkan.



